Feeds:
Tulisan
Komentar

Ryan dan Noval Berciuman

 SURABAYA, SELASA – Terungkapnya lebih banyak korban pembunuhan Very Idham Henyansyah alias Ryan tak lepas dari manuver polisi untuk mengorek keterangan dari penjagal manusia asal Desa Jatiwates, Kecamatan Tembelang, Jombang, itu. Manuver itu adalah menghadirkan Noval Andreas, lelaki yang selama ini menjadi pacar Ryan (30). Karena itu, kini amat jarang tampak kesedihan di wajah Ryan (30) selama berada di ruang penyidik Polda Jatim.Kedatangan kembali Ryan pada Minggu (27/7) sore lalu ke Polda lebih banyak menebar senyum dibandingkan dengan saat pertama ia digelandang ke Polda Jatim pada 20 Juli lalu dari Jakarta. “Ia (Ryan) sekarang terlihat lebih tenang,” ujar seorang penyidik Ditreskrim Polda Jatim, Senin (28/7).Perasaan lebih nyaman menghadapi penyidikan itu lantaran Ryan memang tak lagi sendiri menghadapi cecaran pertanyaan aparat kepolisian. Ikut hadirnya Noval juga atas permintaan Ryan.

Ia berjanji akan mengungkapkan lagi para korban yang telah dikubur di pekarangan rumahnya di Jombang asal didampingi pacarnya yang tercatat sebagai karyawan Dinas Imigrasi di Jakarta itu. “Noval belum terkait perkara di sini (Jombang). Ia hanya ikut terlibat saat Ryan membunuh korbannya, Heri Santoso, di Jakarta. Noval menerima ponsel korban, setelah dimutilasi Ryan,” ujar penyidik itu.
Lanjut Baca »

Gresik, CyberNews. Wiwin Suindah, 19, warga Jl Kapten Dulasim, Kelurahan Singosari, Kecamatan Gresik, lihai juga memanfaatkan teknologi untuk menipu sejumlah korbannya melalui chatting di internet dan pengiriman email. Kini cewek lulusan kejar Paket C (setara SMA) itu harus mendekam di tahanan Mapolres Gresik, setelah dibekuk di rumah salah satu korbannya, Fahriyan Rosadi, 20, di Jl Sulawesi Perum GKB Gresik, Senin (30/6) malam.Ulah pelaku terendus ketika Riyan, panggilan Fahriyan, curiga dengan gelagat pelaku. Sebelumnya, korban mengenal pelaku melalui komunikasi lewat telepon, 14 Juni 2008. Dalam percakapan telepon itu, pelaku mengenalkan diri dengan nama Irinda Putri. Beberapa kali, pelaku mengirim foto berwajah cantik melalui email dan menyatakan foto itu adalah dirinya. Keduanya lantas menjadi sepasang kekasih.

Selama pacaran, beberapa kali pelaku dan korban saling chatting melalui internet. Keduanya berbagi cerita layaknya sepasang kekasih dimabuk cinta. Di sela masa pacaran, pelaku mengaku membutuhkan uang untuk membayar sejumlah hutangnya.

Karena sudah jadian, Riyan pun rela memberikan uang. Uang tunai Rp 1.825.000 diberikan korban ke Wiwin yang menyaru dengan nama Irinda itu. Termasuk sebuah ponsel merek Sony Ericson juga diberikan.

Uang itu diambil pelaku dari tangan korban secara langsung. Namun saat mengambil uang, pelaku mengaku sebagai teman Irinda yang disuruh mengambil uang tersebut, karena Irinda masih ada kesibukan. Korban percaya begitu saja. Sebab, saat bertemu, pelaku selalu membawa cetakan foto yang pernah dikirim ke korban melalui email.

Lanjut Baca »

Belasan kawat keluar dari perut Noorsyaidah, ketika ditemui di rumahnya di Samarinda, Kalimantan Timur.

Rabu, 16 Juli 2008 | 07:27 WIB

SAMARINDA - Berapa jumlah kawat yang masih bersarang dalam perut Noorsyaidah? Menurut Direktur Rumah Sakit Umum Abdul Wahab Syahrani (RSU AWS) dr Ajie Syirafuddin DHM MMR, dari hasil rontgen menggunakan peralatan MS CT scanning milik RSU AWS, Jumat (11/7), jumlah kawat yang ada di tubuh Noor berjumlah 30 kawat.

“Yang tumbuh di perut dan bagian dada sebanyak 23 kawat dan yang bersemayam di dalam perut 7 kawat,” kata dr Ajie kemarin.

Namun, sejak Senin (14/7) atau tiga hari setelah di-CT scan, di dada wanita yang sempat membuat “geger” Kaltim ini, kawah tersebut bertambah dua lagi. Sekarang di tubuh Noor terdapat 32 kawat.

Sesaat setelah melakukan wirid (berdoa setelah shalat) di rumahnya di Jalan Merdeka III, Samarinda, Senin (14/7), Noorsyaidah mendadak menangis dan meringis kesakitan. Air mata membanjiri pipinya. Ia merasakan ada yang bergerak menusuk dan menembus dadanya di kiri dan kanan. Mukena pun dibuka. Astaga! Rupanya dua kawat berkarat tumbuh di dada kiri dan kanan.

Lanjut Baca »

SERINGNYA seorang ibu menjalani proses persalinan dan hubungan seksual yang dilakukan terlalu dini dapat mengakibatkan penyakit kanker leher rahim pada wanita.

Kepala Badan Koordinasi keluarga Berencana (BKKBN) Sumatera Utara, Indra Wardhana, di Medan, Selasa (8/7), mengatakan sekitar 75 persen wanita yang menderita kanker leher rahim diakibatkan hubungan seksual pernikahan dini dan sering melahirkan.

“Untuk itu, kaum wanita yang masih dalam usia sehat reproduksi harus benar-benar paham akan hal ini agar terhindar dari penyakit itu,” katanya.

Ia mengatakan, agar wanita mengetahui kesehatan reproduksinya, penyakit kanker leher rahim tersebut perlu diperiksakan secara dini. Bila pemeriksaan dilakukan secara berkala dan tepat, maka gejala kanker akan semakin mudah ditanggulangi.

Wanita sangat penting memahami secara utuh kualitas kesehatan reproduksinya. “Begitu banyak kematian ibu disebabkan kanker leher rahim, yang pada umumnya si penderita berobat ke rumah sakit atau dokter sudah dalam kondisi stadium lanjut,” katanya.

Menurut dia, salah satu upaya pencegahan risiko kanker leher rahim dapat dilakukan dengan pelaksanaan program Pendewasaan Usia Perkawinan (PUP) dan perencanaan jumlah anak yang ideal dalam keluarga.

Cara lain pencegahan kanker leher rahim dapat dilakukan dengan pemberian vaksinasi antikanker secara berkala kepada wanita. “BKKBN memberikan konseling pentingnya melakukan pendewasaan usia perkawinan. Ini sejalan dengan tingginya resiko kanker leher rahim bagi pasangan usia muda,” katanya.

www.mediaindonesia.com

Hantu Bertopi

ilustrasi

Minggu, 13 Juli 2008 | 06:06 WIB

BOLEH percaya, tidak percaya pun silakan. Pengalaman aneh benar-benar dirasakan empat karyawan karyawan swasta sebuah perusahaan di Banjarmasin, H Suri, Zaenal, Badriansyah dan Jaya.

Seumur-umur yang namanya memancing, perolehannya paling banter hanya bisa dihitung dengan jari. Tapi, Kamis itu, mereka bak ketiban rezeki. Dengan empat pancing ternyata bisa membawa pulang ikan sekitar 40 kilogram.

“Saya juga bingung, tidak tahu penyebabnya apa. Ikannya besar-besar. Ada lele, gurameh dan lain-lain. Semua gampang banget kami angkat. Pada hal hanya di lokasi itu saja,” kata Zaenal yang mewakili teman-temannya kepada wartawan.

Mereka berempat tetap bingung dengan kejadian itu. Lantas, di tengah-tengah ketidakpercayaan tersebut, iseng-iseng membuka fotofoto hasil jepretan menggunakan handphone. Alangkah terkejutnya karena satu di antara gambar hasil jepretan Irwan,– se orang bar tender di diskotek tersebut, terlihat ada sesosok bayangan aneh.

Lanjut Baca »

Senin, 14 Juli 2008 | 10:35 WIB

BANJARMASIN – Jalinan cinta terlarang yang dirajut oleh RS (20) dan SI (20) harus berakhir tragis. Tusukan belati di tubuh SI menjadi tanda perpisahan kisah cinta mereka.

Meski mengetahui SI sudah bersuami, RS tetap tidak terima ketika SI menyatakan ingin memutuskan hubungan mereka. Pria yang berprofesi sebagai pencari barang bekas ini menghujani tubuh kekasihnya dengan tusukan.

SI yang tinggal di Jalan P Antasari harus dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara Poltabes Banjarmasin. Setidaknya terdapat 15 mata luka ditubuh Siti. Minggu (13/7) siang RS ditangkap Satuan Reskrim Poltabes Banjarmasin. Saat diinterogasi, RS mengungkapkan sangat mencintai SI.

“Kalau saya tidak bisa memilikinya, orang lainpun tidak boleh,” ujarnya saat diinterogasi di ruang Satuan Reskrim Poltabes Banjarmasin. RS bercerita, SI mengajaknya untuk bertemu dan jalan-jalan. Pesan pertemuan itu disampaikan SI melalui SMS ke ponsel RS.

Lanjut Baca »

Sehat Dengan Seks

Penulis : Regina Panontongan

Foto : Stock Xchng

Ternyata, berhubungan seks tidak saja bisa memberikan kepuasan untuk pasangan yang melakukannya, tetapi juga memiliki efek yang sangat baik untuk kesehatan. Ada 10 alasan mengapa Anda dan pasangan harus menyediakan waktu untuk melakukan aktivitas yang satu ini.

Lanjut Baca »

Yogyakarta, terjadi sebagai akibat euforia kebebasan yang tidak terkontrol dengan baik.
     
“Kemungkinan, para siswa tersebut merasa bisa bebas melakukan apa saja di era reformasi ini, mereka tidak sadar bahwa era reformasi pun tetap perlu kontrol,”kata Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bantul Sudarman, Jumat.
     
Sudarman mengatakan bahwa tugas dinas pendidikan dan guru-guru tersebut adalah menciptakan siswa-siswa yang cerdas, berakhlak, dan berkepribadian baik. Hal tersebut dapat terlihat dari mata pelajaran yang disampaikan kepada para siswa.

Perkakas pria yang menjadi sahabat kita ini ternyata punya banyak keinginan yang belum sepenuhnya kita ketahui. untuk itu, tidak ada salahnya untuk mengajaknya berbicara dari hati ke hati tentang segala hal yang disukainya. Dengan begitu, kita jadi bisa lebih mengetahui cara memuaskannya. Kira-kira apa saja sih yang disukainya? Mari kita cari tahu bersama.

1. Bagaimana cara membuatnya benar-benar happy?
Ada banyak sudut pandang mengenai hal yang satu ini. Berbagai teknik sederhana atau yang tak biasa akan membuat dia bergairah secara otomatis. Konon Mr. Happy punya keinginan sendiri. Rangsangan sekecil apapun akan mampu mengirimkan sinyal langsung ke bagian bawah tulang punggung si dia. Hal ini yang akan membuat gairah pria akan naik. Pada pria, urusan rangsangan dan gairah bercinta itu saling terkoneksi. Jadi, sentilan sedikit saja akan membuat dia dan Mr. Happy nya terbangun. Gunakan ujung jari, sentuh Mr. Happy dengan penuh kelembutan

2. Ada berapa titik sensitif pada Mr. Happy?
Banyak sekali. Bahkan si pemilikpun belum tentu mengetahui semuanya. Ada beberapa spot yang paling sering terlupakan, misalnya bagian bawah kepala dalam dan bagian dasar Mr. Happy yang berbatasan dengan kedua bola kembarnya. Gunakanlah jari-jari tangan Anda untuk mengeksplorasinya.

Lanjut Baca »

KENDATI dikenal selalu tabah dan suka bergaul dengan orang lain, namun untuk urusan asmara atau percintaan Noorsyaidah tetap tak bisa menyembunyikan rasa mindernya. Perempuan yang telah berusia 40 tahun ini mengaku, hingga saat dia belum memiliki calon pasangan hidup karena khawatir suaminya akan menyesal dengan penyakit aneh yang dideritanya.

Ketika remaja hingga kuliah di Samarinda, Noor dikenal sebagai perempuan yang tomboy. Ia tak pernah sedikit pun membedakan siapa orang yang akan dan telah menjadi temannya sehari-hari. Seperti perempuan pada umumnya, ia juga pernah memiliki pujaan hati atau pacar. Ditambah lagi, karena jiwa sosialnya yang tinggi terhadap sesama, Noor dikenal sangat “ringan tangan” atau senang membantu teman-temannya yang dalam kesulitan. Pernah suatu saat ada temannya yang tak mampu membayar uang kuliah, tanpa meminta imbalan apa pun Noor langsung membantu temannya itu dengan ikhlas.

Namun, penyakit aneh (kawat keluar dari perut) yang dideritanya sejak tahun 1991 telah mengubah semua kisah hidupnya itu menjadi bencana. Saat itu, Noor berusia 22 tahun dan menunggu sang kumbang datang untuk melamar. Akhirnya rasa malu bercampur minder pun bercampur aduk menjadi satu, membuat dia harus menutup diri kepada laki-laki untuk urusan asmara atau pernikahan. Hingga menginjak usianya yang ke-40, tepatnya 9 Januari lalu, Noor masih sendiri atau belum memiliki suami untuk berbagi suka maupun duka.

Lanjut Baca »

Tulisan Sebelumnya »